Laman

13 Apr 2013

Jalan Raya



Banyak orang yang menyalahkan Habiburrahman el-Shirazy karena tulisannya. Keindahan Mesir yang ia tuliskan dalam beberapa bukunya ternyata tidak sesuai dengan apa yang dirasakan oleh orang yang datang ke negeri itu. Ia tidak bercerita tentang ibu-ibu yang gemuk hingga tak bisa jalan. Ia memang tak bercerita tentang tembok yang disulap menjadi tempat buang air. Jalanan macet, supir penipu, pengendara mobil keras kepala, penjual kurang ajar, atau truk kontainer berisi sampah.

26 Mar 2013

Mengenal Media Informasi, Kekuatan Terbesar Era Globalisasi


Era industri telah berakhir dengan keberhasilan manusia menginjakkan kakinya di bulan, sejak saat itu peradaban manusia telah masuk ke era baru yang berputar jauh lebih cepat dari sebelumnya, yauti era teknologi dan informasi. Manusia sekarang tidak lagi berlomba dalam memperbanyak bahan baku seperti dengan cara imperialisme yang dilakukan oleh bangsa eropa, namun manusia saat ini telah berlomba untuk menciptakan teknologi baru dan saling berlomba untuk menguasai media informasi.

Jika kita perhatikan, ungkapan di atas ada benarnya juga. Media informasi memiliki kekuatan yang sangat dahsyat untuk mempengaruhi manusia, bahkan media informasi bisa menggeser posisi Tuhan dalam pikiran manusia.

8 Mar 2013

Apa fungsi media mahasiswa?


Anda mungkin sering mendapatkan berbagai macam buletin mahasiswa di komunitas Masisir ini. Di antara buletin itu ada yang hanya anda lihat sampulnya kemudian anda simpan, ataupun anda cari tulisan yang menarik lalu anda membacanya. Terlepas dari apa pendapat anda tentang kehadiran berbagai macam buletin ini, saya ingin coba menangkap beberapa fungsi dari kehadiran mereka di komunitas ini.

4 Mar 2013

Kiblat melenceng dan tafsir kata "Jihah"


http://www.ilmi-islam.com
Menghadap kiblat adalah salah satu hal yang penting dalam melaksanakan salat, yang jika hal itu tidak dipenuhi maka salat kita bisa terancam tidak sah. Karena itu, para fukaha memasukkan kiblat sebagai syarat sah dalam melaksanakan salat yang artinya setiap muslim yang hendak melakukan salat haruslah menghadap kiblat.

13 Des 2012

Telaah Kritis Terhadap Teologi Salafiyah: Pemisahan Tauhid Uluhiyah Dan Rububiyah


Image: rewayat2.com
Oleh: Fahmi Hasan Nugroho[1]
بسم الله الرحمن الرحيم, و الصلاة و السلام على أشرف المرسلين و على آله و صحبه أجمعين, أما بعد.
Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda;
من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين – البخاري و مسلم
Beriman kepada Allah adalah kewajiban pertama bagi setiap manusia di muka bumi ini, sebagaimana Allah telah tegaskan dalam surat Al-A`raf 172. Allah telah mengambil janji dari setiap manusia sejak sebelum mereka dilahirkan ke alam dunia ini, sebuah janji yang akan dipertanggung jawabkan di akhirat kelak, sebuah janji yang banyak manusia telah lupa terhadapnya. Apakah Aku adalah tuhan kalian?[2]

Pembahasan tentang tauhid adalah hal pertama yang kita pelajari sebelum mempelajari lebih dalam tentang Islam dan syari`atnya. Sebagaimana sebuah bangunan yang tak akan berdiri tanpa pondasi yang kuat, maka bangunan syari`at Islam tak akan berdiri tegak tanpa adanya tauhid yang kuat.

Jong Java dan Jong Islamieten Bond tentang Nasionalisme Kebangsaan

Image: esdus.tempo.co

Jika pada akhir tahun 2008 lalu Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak meluncurkan program 1Malaysia, program persatuan bangsa Malaysia tanpa melihat suku, etnis ataupun ras, Indonesia justru telah menjalankannya sejak tahun 1928 lalu, atau sekitar 80 tahun sebelum itu, pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Inti dari kedua program itu sama, yaitu menumbuhkan kesadaran nasionalisme kebangsaan.

Berandal Kecil


Aku ingin sekali menyumpal mulut mereka dengan tanah, para berandal kecil yang tak tahu sopan santun itu. Dengan kesal aku menulis catatan ini, maklumlah jika terasa agak kasar.

Ah, mereka. Jangankan kepada orang separuh baya sepertiku yang hanya terpaut lima sampai tujuh tahun di atas mereka, kepada para jompo pun mereka kurang ajar. Saking parahnya watak mereka, aku pernah mendengar seorang temanku berkomentar, “Sebandel-bandelnya anak kecil di kampungku, aku tidak tega untuk memukulnya. Berbeda dengan di sini, kalo boleh sudah banyak anak seperti mereka yang kubunuh!”

5 Nov 2012

Masisir, Komunitas Materialis atau Intelektual?


Anggapan pertama masyarakat Indonesia tentang Mesir adalah, sebuah tempat yang sangat ideal untuk menuntut ilmu. Negeri yang pernah mencetak para penggawa dalam dunia keilmuan Islam sekaliber imam Muhammad bin Idris al-Syafi`i (204 H/820 M), al-Hafidz Jalaluddin al-Suyuthi (911 H/1505 M), Syaikh al-Islam Zakariya bin Muhammad al-Anshari (926 H/1520 M), the Father of Islamic Modern, Muhammad Abduh (1323 H/1905 M) dan lusinan ulama lain yang namanya masih dikenang di benak para penuntut ilmu hingga saat ini. Negeri yang menjadi tempat salah satu institusi pendidikan tertua di dunia, Al-Azhar, tak terhitung berapa orang yang ingin menyerap ruh semangat para ulama itu dalam mencari ilmu. Maka tak dipungkiri, sejatinya untuk itulah tujuan awal mayoritas mahasiswa Indonesia yang berjuang di negeri ini.